Menemukan Sebuah Wisdom

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Menemukan sebuah Wisdom, Wisdom atau dalam bahasa indonesia yang berarti kebijaksanaan. Ini bukanlah sebuah konsep baru pada kehidupan karena merupakan kajian kuno dan sudah melewati banyaknya waktu, budaya, dan keberagaman yang terus bermunculan.

Walaupun topik atau kajian wisdom ini sudah terdengar sejak dulu, namun persepsi dan definisi akan topik tersebut tidak banyak mengalami perubahaan. Masih banyak persepsi dan definisi yang dilontarkan oleh orang-orang dan itu masih terdengar sama seperti zaman dahulu.

Wisdom adalah lebih dari sekedar ilmu pengetahuan. Bagi saya wisdom adalah abstrak. Hal ini diyakini mempunyai kekuatan yang sangat berpengaruh bagi kehidupan seseorang atas dasar apa yang dilakukan dalam berpikir, bersikap,  dan berperilaku. Sehingga seseorang tersebut dapat mendalami dan meyakini betul-betul apa yang ia lakukan dan apa yang akan ia lakukan.

Konsep wisdom sebagai atribut yang dimiliki manusia mengalami perubahan sebagaimana masyarakat mengalami evolusi dalam kehidupannya. Seseorang baru disebut bijaksana apabila ia mempunyai pengertian yang mendalam mengenai arti dan nilai sesungguhnya daripada barang-barang, mengenai arti dan nilai hidup, arti dan nilai manusia, apabila ia mendasarkan pendapat dan pandangannya tidak atas pertimbangan-pertimbangan yang dangkal saja, tetapi melihat, merasa, memerhatikan akan arti yang terdalam dari semuanya.

Dengan demikian, sifat dari kebijaksanaan adalah sebuah tindakan dalam keefektifan pengambilan keputusan. Wisdom mensyaratkan bahwa individu harus memiliki pengalaman, informasi yang cukup, dengan pengambilan keputusan dengan kompleks dan dialektis. Aspek-aspek dasar manusia sebagai contoh adalah keraguan, ketidakpuasan, dan hasrat.

Contoh inilah yang membuat kita merasa ada ambisi untuk menggapai sebuah impian. Dan untuk mengajar sebuah impian kita harus melewati proses, pada fase inilah kita belajar seberapa pentingnya kita hidup dan seberapa berjuangnya kita untuk survive di dunia yang fana ini. Karena Pelaut ulung tidak dilahirkan dari ombak yang tenang. Teruslah berproses dan berjuang karena Tuhan akan terus menguatkan hamba-Nya.

Lalu, bagaimana kita bisa menemukan sebuah kebijaksanaan itu?

Kita dapat menemukan segala bentuk kebijaksanaan dalam proses kita menjadi manusia, semua proses dan pengalaman yang kita pernah hadapi kelak menjadi sesuatu yang membangun untuk kita di masa depan. Sebuah kegiatan pencarian dan petualangan tanpa henti mengenai makna kebijaksanaan dan kebenaran dalam pentas kehidupan, baik tentang Tuhan Sang Pencipta, eksistensi dan manfaat hidup manusia maupun realitas alam semesta. Karena kegiatan pencarian itu tidak pernah final, tidak pernah membuahkan sebuah pencapaian kebijaksanaan dan kebenaran secara komprehensif (sempurna), maka setiap orang harus bertindak rendah hati. 

Masih ada semesta makna kearifan dan kebenaran tak terpahami; masih ada kebijaksanaan yang tersisa, masih ada jejak makna yang belum kita mengerti.

Editor: Abdu Al-Dayyan & Fina Kardiani

CONTACT

Untuk pertanyaan, mohon hubungi

officialppiiium@gmail.com