OPENING CEREMONY INDONESIAN DAY

Indonesian Day 2019 adalah acara tahunan yang diadakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di International Islamic University Malaysia (IIUM). Agenda tersebut dibuka secara resmi pada Opening Ceremony hari Kamis, 26  September 2019 di Main Auditorium, IIUM. Antusiasme tinggi dapat dilihat dengan banyaknya animo penonton, baik para pelajar Indonesia maupun internasional, yang memenuhi venue pada saat itu. Beberapa tamu undangan juga hadir dalam acara tersebut, yakni Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Dr. M. Farid Maruf, dosen pembimbing PPI-IIUM, Asst. Prof. Dr. Betania Kartika Muflih, CEO dan Co-Founder Kitabisa.com, Muhammad Alfatih Timur, beserta ketua PPI Malaysia, Muhammad Ammar Naufal.

Acara kali ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia Indonesian Day 2019, Farros Hafizh, sekaligus menyampaikan slogan yang bertajuk ‘Halo Indonesia!’. Harapan besar tercetus didalamnya, yaitu untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional dan membentuk jiwa pemuda yang unggul dengan minat dan bakat yang berkembang. Dilanjutkan dengan sambutan dari Asst. Prof. Dr. Betania Kartika Muflih, selaku dosen pembimbing PPI-IIUM. Beliau mengatakan bahwa setiap perbuatan kecil yang diperjuangkan oleh niat yang besar tentunya akan memberikan dampak yang besar. Rahasia kesuksesan dalam acara ini adalah selalu berteguh diri untuk mencapai tujuan bersama demi bangsa Indonesia. Pemukulan gong oleh Dr. M. Farid Maruf menandakan secara simbolis dibukanya pekan Indonesian Day 2019 diikuti oleh beberapa penampilan kolosal budaya oleh para mahasiswa Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan Workshop bersama narasumber Muhammad Alfatih Timur, CEO dan Co-Founder perusahaan crowdfunding Kitabisa.com. Beliau berbagi pengalaman tentang kehidupannya di perguruan tinggi dan juga langkah-langkah yang telah dilalui untuk mencapai kesuksesan di bisnis yang beliau tekuni. Tekad dan kemauan yang kuat tidak akan mampu mencapai tujuan tanpa perjalanan yang benar-benar dimulai. Beliau telah bertemu banyak orang dan belajar banyak hal. Salah satu pengalaman terbesarnya adalah magang di perusahaan milik Prof. Rhenald Kasali, seorang akademisi-prakitisi bisnis dan juga guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Dengan misi sederhana, yaitu menghubungkan donatur dengan masyarakat yang membutuhkan, beliau yang akrab disapa ‘Bang Timmy’ ini berhasil menjalankan karir sebagai CEO platform tersebut dan masuk dalam daftar 30 pemuda berpengaruh di Asia pada tahun 2016.

Sesi tanya jawab yang berlangsung penuh antusiasme menjadi penutup dalam agenda ini. Tak terlupa, doa dipanjatkan untuk mengawali rentetan acara Indonesian Day 2019 yang akan dilaksanakan di hari-hari berikutnya. (red. Nisa Habiba)