Oleh: Alis Nerindo
KUALA LUMPUR, 30 November 2018: Global Ummatic Festival (GUF) baru saja ditutup dengan penuh kegembiraan dan keanekaragaman budaya dari berbagai negara di dunia malam tadi (29 November). Serangkaian acara penutupan disuguhkan, mulai dari pertunjukan budaya, menyanyi, tari tradisional, dan juga sulap.

Euforia di pertengahan acara belum usai, Indonesia sudah dihampiri dengan kegembiraan lainnya karena dinobatkan sebagai juara pertama pada bidang Cultural Performances, juara ketiga pada acara Sister Night and Cultural Performances, dan juara ketiga pada pertandingan sepak bola.

GUF yang dihadiri 23 negara di dunia berlangsung selama 10 hari (18-28 November) di IIUM Cultural Centre (ICC). Tema yang diusung pada momen kali ini adalah “Unity and Diversity”.

Moustapha Sano, salah seorang mahasiswa International di IIUM yang hadir di malam Cultural Performance, mengatakan, “Indonesia berada di level yang berbeda.”

“Indonesia tidak memiliki pesaing yang berarti selama pertunjukan berlangsung. You guys are insane!”, imbuhnya ketika melihat penampilan Indonesia di malam berlangsungnya Cultural Performances.

Malam itu, sorak-sorai penonton terdengar riuh dari segala penjuru ruangan. Para penonton hanyut dalam suasana kegembiraan serta keberagaman yang menyatu semalam. Bahkan, persaingan polling online yang ketat juga sempat terjadi antara Indonesia dengan Singapura.

Kegiatan ini akan diadakan setiap tahunnya. Jika kalian belum sempat hadir di salah satu acara didalamnya, yuk isi semangat dan persiapkan diri untuk ajang yang lebih meriah di tahun mendatang.***