Oleh: Alis Nerindo

GOMBAK, 14 Oktober 2018 – Pelatihan Majelis Musyawarah Tertinggi (MMT) XXVI yang bertemakan “Organizational Training” sudah terlaksana dengan baik. Acara yang diadakan di ADM Lt. 1 pada 12 Oktober 2018 dihadiri oleh lebih dari 50 peserta yang berasal dari berbagai kalangan di IIUM.

Tujuan dari diadakannya acara ini ialah untuk memberikan panduan tentang tata cara pelaksanaan Majelis Musyawarah Tertinggi (MMT), memperkenalkan peran MMT kepada anggota yang baru, meregenerasi pengelolaan organisasi, Persatuan Pelajar Indonesia International Islamic University Malaysia (PPI-IIUM).

Pada pelatihan MMT kali ini, dua sosok berpengalaman di bidang ini dihadirkan guna memberi panduan secara luas dan mendetil tentang pelatihan MMT. Beliau adalah Fikriyudin dan Azka Dewarizqi Gunawan.

Selama berlangsungnya acara, keduanya memiliki peran yang saling mengisi. Kadew, panggilan akrab Azka Dewarizqi, menyampaikan informasi tentang perjuangan melawan pengekangan intelektual. Dalam hal ini, ia berfokus pada peran pelajar di IIUM, perbedaan PPI Induk dan PPI cabang, serta MMT dan sidang secara umum.

Sedangkan Fikri menekankan pada MMT secara mendetil seperti AD&ART, GBHPO, dan hal-hal terkait selama sidang MMT berlangsung.

Sidang MMT XXVI sendiri rencananya akan diadakan pada 20-21 Oktober 2018. Harapannya, seluruh warga PPI-IIUM dapat berperan aktif selama persidangan guna menjadikan PPI-IIUM lebih baik lagi di masa mendatang.***