4 Masalah Yang Membuatmu Tidak Bisa Menulis dan Solusinya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Masalah menulis menjadi masalah umum di setiap orang. Banyak orang yang sangat bersemangat di awal untuk menulis beberapa artikel sehari, atau menyelesaikan paper, atau sekedar membuat konten di media sosial. Memang planning atau ekspektasi itu selalu indah, tapi semuanya akan berubah menjadi sangat menyakitkan jika dirimu sendiri yang seharusnya bisa kamu kendalikan, menolak untuk meulis, tubuhmu menolak semangatmu untuk menulis. Dan akhirnya kamu mengikuti tubuhmu, mood-mu, dan overthinking-mu. Sebuah jargon ‘tulisan terbaik adalah tulisan yang selesai’ tidak berlaku lagi karena kamu tidak pernah menyelsaikan tulisanmu. 

Suasana Hati

Suasana hati sangat mempengaruhi energi kita untuk menulis. Kita bisa saja menulis banyak hal dengan suasana hati yang jungkir balik karena itu adalah simbol ekspresi yang kita miliki agar kita merasa lebih lega. Tapi di sisi lain, dengan suasana hati yang kacau, dan entah kenapa perasaan dan mood tidak mendukung untuk menulis, lebih parahnya lagi jika perasaan dan mood memberikan alternatif selain menulis yaitu tidur, main game, atau scroll social media, semakin lama tulisan kita akan menjadi semakin buruk karena tidak ada tulisan yang selesai dalam waktu yang lama. 

Takut akan Kritik

Semua orang tidak suka dikritik tapi semua orang perlu yang namanya kritikan untuk menjadi lebih baik. Masalahnya, rasa takut itu muncul bahkan sebelum kamu menulis sepatah katapun. Kamu tiba-tiba terbayang kata-kata orang yang super idealis dalam menulis dan kamu sadar kalau tidak mencapai ekspektasinya. Atau kamu takut tulisanmu akan dibandingkan dengan tulisan yang kamu yakini itu lebih baik dan membuat harga dirimu hancur. Perasaan itu wajar, bahkan penulis profesional pun juga merasakan hal yang sama, takut dikritik, dianggap tulisannya tidak bermanfaat dan dibandingkan dengan tulisan yang menurutnya lebih baik. Tapi sekali lagi, jika ketakutanmu akan kritikan membuat tulisanmu semakin buruk (ingat: tulisan yang baik adalah tulisan yang selesai), maka kamu harus terus menulis, menganggap kata-kata kritik yang melayang-layang di kepalamu itu tidak penting, kamu tidak perlu kritik, kamu hanya menulis, jangan pernah peduli apa yang terngiang-ngiang di kepalamu. Satu tujuan, selesaikan tulisanmu. 

Terbayang Kritik Orang

Mungkin ini bukan pertama kalinya kamu menulis, dan kamu pernah mendapatkan kritik dari tulisan sebelummu. Tiba-tiba di kepalamu terngiang-ngiang ‘hanya keledai yang jatuh di lubang yang sama’, yang berarti bahwa kamu tidak boleh membuat kesalahan yang sama dalam menulis. Sesungguhnya, kata-kata itu hanya akan membuat tulisan mu semakin buruk, yang mana kamu tidak akan menulis karena takut jatuh di lubang yang sama atau kamu masih belum mengerti cara untuk menghindari lubang itu. Tidak ada salahnya mengulangi kesalahan dalam menulis, karena inti dari menulis adalah SELESAI. 

Bingung mau mulai darimana

Hal ini seringkali terjadi oleh siapapun, bingung mau mulai, blank dan tidak tau mau nulis apa. Dalam Masalah menulis kita bisa mengguunakan metode 10-10-10. Pertama, siapkan 10 menit untuk mencari materi di internet atau baca apapun yang kamu suka seperti komik, artikel atau apapun dengan niat untuk membuat konten. Kedua, siapkan 10 menit setelahnya untuk menulis apapun di kepalamu, semua ide yang keluar tanpa sensor, di fase ini kamu benar-benar bebas untuk menuliskan apa saja entah itu dipikiran atau diperasaan. Ketiga, gunakan 10 menit terakhir untuk membaca ulang tulisanmu, cari topik yang menarik dan kembangkan menjadi sebuah tulisan yang runtut dan enak dibaca. Selalu tanamkan dalam pikiran dan hati bahwa TULISAN YANG BAGUS ADALAH TULISAN YANG SELESAI. 

Editor: Fairuz Nadia & Akbar Jihad Sagran

Sekularisme dan Konsep Negara sekuler

Di Eropa, pada abad pertengahan, orang-orang beragama cenderung mengabaikan hal-hal manusia dan merenungkan Tuhan dan kehidupan sesudahnya. Sekularisme Renaisans bereaksi terhadap kecenderungan abad pertengahan ini

Read More »

CONTACT

Untuk pertanyaan, mohon hubungi

officialppiiium@gmail.com