Carnaval Sebagai Ajang Memperkenalkan Budaya Indonesia Di kancah Dunia

Kuala Lumpur, Kamis 3 oktober 2019

Indonesian day adalah acara tahunan yang di adakan oleh sejumlah mahasiswa Indonesia yang tinggal di IIUM. Acara tersebut merupakan salah satu program kerja yang dimiliki oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) yang berada di International Islamic University of Malaysia. Indonesian day memiliki sederet rangkaian acara yang menarik. Salah satu diantaranya yaitu acara carnaval, dimana seluruh panitia dan warga Indonesia begabung dan ikut serta berkontribusi bersama dalam menjaga warisan budaya bangsa Indonesia. Acara carnaval ini terbilang sangat unik, karena mahasiswa melakukan prosesi berkeliling mengitari kawasan kampus dengan mengenakan baju traditional khas dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Acara Carnaval memiliki tujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada seluruh mahasiswa international di IIUM. Tedapat 13 pasang icon dari masing – masing perwakilan daerah seperti pakaian daerah dari Aceh, Betawi, Sumatera, Jawa Barat dan masih banyak lagi. Mereka membawa papan yang berisikan kata “selamat datang” yang ditulis dengan bahasa daerah yang berbeda-beda. Selain 13 pasang icon, terdapat pula kostum jember fashion carnaval atau yang biasa kita kenal dengan sebutan JfC, sepasang reog dan 1 leak yang berasal dari Bali. Beberapa mahasiswa yang mengiringi icon juga tak kalah kompak, mereka serentak mengenakan baju batik yang sama yaitu batik yang berasal dari daerah Batang, Jawa Timur.

Rangkaian acara dalam carnaval di awali dengan prosesi mengelilingi kampus. Pada pukul 12:00 siang seluruh rombongan carnaval berangkat bersama. Di mulai dari area moot court hingga berlanjut melewati beberapa titik pusat keramaian seperti café, Hs dry area, student mall dan river side. Tidak hanya sekedar keliling semata, namun warga Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam acara ini, juga menyanyikan 16 lagu daerah secara bersamaan sambil mengibarkan bendera Indonesia.

Setelah prosesi mengelilingi kampus, acara berlanjut ke sesi selanjutnya yaitu performance yang di bawakan oleh mahasiswa Indonesia. Sesi ini dilaksanakan di area river side tepatnya di arah jalan menuju gedung Azman Hasyim. Pada sesi kali ini di awali dengan pembukaan, yang di pimpin oleh Mc acara yaitu Ainun dan Faros yang merupakan mahasiswa Indonesia yang sedang menjalankan studinya di IIUM. Terdapat beberapa performance diantaranya yaitu silat, angklung, dan flashmop. Acara ini ditutup dengan sesi perfotoan bersama. Seluruh warga IIUM di beri kesempatan untuk mengambil momen berfoto bersama dengan para icon yang mengenakan baju traditional.

Selama acara berlangsung, beberapa panitia di tugaskan untuk membagikan flyer acara puncak closing Indonesian day, membagikan makanan Indonesia kepada seluruh mahasiswa International dan juga mengajak seluruh warga IIUM untuk menghadiri acara closing ceremony Indonesian day pada hari berikutnya. “Acara carnaval pun tersusun dengan rapih dan berjalan dengan meriah. Walaupun ada beberapa kendala di awal tapi semua bisa teratasi dan terlaksana dengan baik. Mulai dari kostum yang beragam, para petugas icon dan juga para pengiring carnaval yang tertib mengikuti rangkaian acara hingga akhir menjadikan acara carnaval ini terbilang sukses. Awalnya kami selaku panitia sudah membuat beberapa planning apabila cuaca tidak memungkinkan untuk berkeliling kampus. Tapi Alhamdulillah cuaca hari ini sangat mendukung dan semua berjalan dengan lancar ’’. Tutur Annisa selaku pj acara carnaval. (Red. Rafida Fauziah)