Potret Kebersamaan Warga Indonesia di Acara Family Day

Kuala Lumpur, Sabtu 28 September 2019

Family day merupakan satu dari sekian cabang agenda yang terdapat di acara Indonesian day. Family day sendiri merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh divisi kesejahteraan masyarakat PPI-IIUM pada masa bakti 2018/2019. Kegiatan ini menjadi agenda yang sangat di nanti oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia yang tinggal di IIUM. Kegiatan ini terbilang sangat unik, karena dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari dosen, mahasiswa dan para pekerja.

Family day hadir sebagai ajang atau wadah bagi setiap mahasiswa agar dapat lebih mengenal keluarga mereka yang ada di kampus, khususnya bagi mahasiswa baru yang tinggal di IIUM. Adapun tujuan utama dari acara family day yaitu agar terciptanya ukhuwah antar sesama masyarakat Indonesia yang tinggal di Malaysia. Agenda pertama dalam family day kali ini adalah pelaksanaan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh peserta. Pelaksanaan upacara di mulai pukul 08:30 pagi dan para petugas upacarapun dipilih dari beberapa perwakilan mahasiswa IIUM. Pelaksanaan upacarapun berjalan dengan khidmat. Harapan panitia family day 2019, dengan diawalinya upacara bendera di acara family day ini, kita selaku warga Indonesia yang tinggal di Negri Jiran, dapat memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Berlanjut keagenda selanjutnya yaitu perlombaan. Terdapat beberapa rangkaian lomba seperti pecah air, sentil pingpong, balon air, tarik tambang, balap karung, makan kerupuk dan juga kelereng tepung yang telah di design seunik mungkin oleh panitia. Perlombaan tersebut di rancang secara berkelompok yang mana terdiri dari mahasiswa, dosen dan pekerja. Mereka disatukan untuk membentuk team-work agar setiap peserta dapat saling mengenal satu dan lainnya. “Saya yakin dengan adanya acara ini, dapat menghilangkan kesenjangan sosial antar pekerja dan mahasiswa di sini, karena semua adalah satu keluarga yaitu keluarga Indonesia. Harapan kedepannya semoga panitia dapat mengadakan acara dengan perlomba yang lebih bervariasi lagi dan juga dapat mengundang warga Indonesia yang tinggal di IIUM dengan kuantiti yang lebih banyak dari sebelumnya,” tutur Dendi Ahmad Muzzakir selaku ketua pelaksana family day tahun ini.

Adapun hal unik lainnya adalah saat pelaksanaan lomba berlangsung. Beberapa mahasiswa terlihat sedang berlomba melawan seorang dosen. Dosen tersebut tiada lain adalah bu Beta yang pada kesempatan kali ini dapat ikut berpartisipasi dalam perlombaan di acara family day. Begitupun dengan para pekerja atau yang biasa kita panggil dengan sebutan Macik. Mereka sangat antusias dalam mengikuti semua cabang lomba yang ada. Kerjasama antar macik dan seluruh peserta sangat baik, terlihat dari kekompakan mereka dalam menyelesaikan seluruh cabang lomba yang ada. Tiba di pengujung acara, panitia beserta peserta menyantap santapan khas Indonesia bersama.